Begini Penggunaan Kata Jam, Pukul, dan Waktu yang Benar

banner 120x600

Bagi kebanyakan orang, kata “pukul” atau “jam” kerap digunakan untuk menunjukkan waktu. Padahal, bila mengacu pada kaidah bahasa Indonesia, penggunaan tiga kata tersebut ternyata berbeda-beda.  Merangkum dari akun Instagram resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ada unggahan yang memberikan informasi terkait penggunaan kata jam, pukul, dan waktu sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Mau tahu bagaimana penggunaan tiga kata itu dengan benar? Yuk simak ulasan ini:

1. Penggunaan kata jam

Kata “jam” mengandung arti “masa atau jangka waktu” dan “benda petunjuk waktu”. Contoh penggunaan kata ini sebagai berikut: Benda penunjuk waktu seperti arloji Candra selalu memakai jam di tangan kanan Durasi rentang waktu Jarak tempuh Jakarta-Bandung dengan kereta api sekitar dua jam.

2. Penggunaan kata pukul

Kata “pukul” berarti “saat” atau “waktu”. Kata tersebut dipakai saat menyatakan waktu tertentu dalam satu hari yang disertai jam dan menit. Contoh penggunaan kata waktu sebagai berikut: Rapat itu akan dimulai pada pukul 10.00.

3. Penggunaan kata waktu

Kata “waktu” sering digunakan dalam surat undangan. Kata tersebut sebenarnya sudah mencakup perincian hari dan tanggal. Bahkan, bulan dan tahun sehingga tidak perlu disebutkan lagi. Contoh kalimat untuk penggunaan kata waktu sebagai berikut: Tak terasa waktu berjalan sangat cepat, tahu-tahu Wayan sudah mau masuk SMA

Itulah penggunaan kata “jam”, “pukul”, dan “waktu” sesuai kaidah bahasa Indonesia versi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(Red/Kompas.com)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *