Menghargai Jasa Ulama, Azhar Arsyad Ziarah di Dua Makam Penyebar Islam Sulsel

banner 120x600

 

 

WAJO – Dalam rangkaian kampanyenya di Kabupaten Wajo, Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menunjukkan komitmennya dalam menjaga tradisi keagamaan dan menghargai jasa para ulama. Di sela-sela kegiatan politiknya, Azhar menyempatkan diri untuk berziarah ke dua makam ulama besar yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Sulsel.

 

Ziarah pertama dilakukan di Makam KH Muhammad As’ad, pendiri Pondok Pesantren As’adiyah, salah satu pesantren terbesar di Indonesia. Makam ini berada di Pekuburan Islam Bulu Bellang, Sengkang, Wajo. Kegiatan ini dilakukan setelah Azhar melaksanakan sholat subuh bersama tim pemenangan pasangan Danny-Azhar serta para pengurus DPC PKB Wajo.

 

KH Muhammad As’ad, yang juga dikenal dengan gelar Anre Gurutta Puang Aji Sade’, merupakan tokoh yang sangat dihormati di kalangan masyarakat Bugis. Beliau lahir di Mekkah pada 1907 dan merupakan putra ulama besar Syekh H. Abd. Rasyid. KH Muhammad As’ad mendirikan Pesantren As’adiyah yang telah melahirkan banyak ulama besar, di antaranya Anre Gurutta Ambo Dalle dan Muh Yunus Maratan.

 

Usai berziarah di makam Puang Aji Sade’, Azhar melanjutkan perjalanannya menuju Tosora, Wajo, untuk berziarah ke Makam Syekh Jamaluddin al-Akbar al-Husaini. Di sana, Azhar terlebih dahulu melaksanakan sholat sunnah di Masjid Tua Tosora yang bersejarah, sebelum melanjutkan ziarah di kompleks makam Syekh Jamaluddin al-Akbar al-Husaini.

 

Azhar Arsyad menekankan bahwa ziarah ke makam para ulama memberikan inspirasi spiritual dan refleksi bagi dirinya serta masyarakat. “Ziarah ini mengingatkan kita akan perjuangan mereka dalam menyebarkan agama Islam. Sebagai manusia, kita tidak boleh melupakan jasa para pendahulu. Ini bisa menjadi inspirasi dan pelajaran bagi perjalanan hidup kita,” ujar Azhar.

 

Ia juga menambahkan bahwa tradisi ziarah seperti ini penting untuk menjaga kesadaran spiritual, terutama mengenai kematian yang akan dialami semua manusia. “Tradisi ziarah ini juga mengingatkan kita bahwa kehidupan ini sementara, dan pada akhirnya kita semua akan menghadapi kematian. Ini adalah pengingat penting untuk selalu mempersiapkan diri,” lanjutnya.

 

Dalam ziarah tersebut, Azhar Arsyad didampingi oleh Sahman AT, Ketua Relawan Kakatua untuk Pilgub Sulsel 2024, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Pinrang Sulawesi Selatan.

 

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari kampanye Azhar Arsyad, tidak hanya sebagai wujud kepedulian terhadap nilai-nilai agama, tetapi juga sebagai simbol komitmen untuk menghormati tradisi dan budaya lokal yang kental di masyarakat Sulsel.

 

Editor : Musafir

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *