Azhar di Garis Akhir Kampanye Lutra: “Rebut Masa Depan Sulsel atau Terjebak di Tempat!”

banner 120x600

LUWU UTARA – Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad, mengakhiri kampanye dialogisnya dengan penuh semangat di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) pada Senin (21/10/2024). Kampanye ini menjadi momen puncak perjuangan politik Azhar dan pasangan calon gubernur, Moh. Ramdhan Pomanto.

 

Dua desa, Desa Patoloan di Kecamatan Bone-Bone dan Desa Poreang di Kecamatan Tanalili, menjadi saksi terakhir kampanye Azhar di Lutra. Ratusan warga berkumpul untuk menyambutnya, diiringi semangat perubahan yang terus bergemuruh.

 

Di Bone-Bone, Azhar disambut hangat oleh Anggota DPRD Luwu Utara dari PKB, Suaib Saing Latif, bersama penduduk setempat. Dengan antusias, Suaib menegaskan bahwa Azhar adalah sosok yang dekat dengan rakyat.

 

“Azhar bukan sekadar calon wakil gubernur, dia adalah anak desa yang tumbuh bersama petani dan nelayan. Tagline ‘anak desa’ itu bukan sekadar kata-kata. Ia hidup dalam realitas kita,” ujar Suaib di hadapan para warga yang bersemangat.

 

Suaib menekankan bahwa Azhar telah berpuluh tahun mendampingi masyarakat desa dan memahami persoalan mendasar yang mereka hadapi.

 

“Azhar tahu betul apa yang dirasakan masyarakat desa, ia sudah lama berjuang bersama kita, jauh sebelum mencalonkan diri di Pilgub. Beliau adalah pemimpin sejati,” lanjut Suaib, disambut tepuk tangan warga.

 

Saat berbicara kepada warga, Azhar mengajak mereka untuk bersama-sama mengubah nasib Sulsel dengan berani merebut masa depan yang lebih baik.

 

“Pemimpin yang baik bukanlah yang hanya memperkaya dirinya atau keluarganya, tetapi yang mampu menciptakan kesejahteraan bagi rakyat. Sulsel butuh pemimpin yang memahami masalah masyarakat, bukan yang meninggalkan kita dengan beban utang,” tegas Azhar, penuh determinasi.

 

Ia menegaskan bahwa Pilgub pada 27 November mendatang adalah kesempatan emas bagi masyarakat untuk mengambil kendali atas nasib mereka sendiri.

 

“Ini adalah momentum penting! Pilihan ada di tangan kita: apakah ingin tetap seperti sekarang atau bergerak menuju perubahan yang lebih baik?” tantang Azhar, yang disambut pekikan serentak dari warga: “Ingin berubah!”

 

Di tempat selanjutnya, Desa Poreang, Kecamatan Tanalili, Azhar kembali menegaskan komitmennya kepada para petani yang menjadi mayoritas penduduk setempat. Dengan semangat, ia menyatakan bahwa pemerintahan yang ia pimpin bersama Danny akan memastikan harga hasil panen petani tetap stabil dan layak.

 

“Harga hasil panen petani sering diabaikan, tidak stabil, dan membuat mereka menderita. Saya berjanji, bersama Pak Danny, kami akan membeli hasil panen dengan harga yang pantas agar petani tidak terus dirugikan,” ujar Azhar dengan penuh tekad, yang kembali disambut antusias oleh para warga.

 

Kampanye Azhar di Lutra dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua PKB Luwu Utara Riswan Bibbi, Anggota DPRD Sulsel Zulfikar Limolang, serta jajaran pengurus PKB Sulsel, termasuk Muhammad Haekal dan Dahran, yang aktif mendampingi dalam setiap kegiatan.

 

Diketahui, Azhar telah menjalani safari politik intensif di wilayah Luwu Raya, meliputi Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur, sejak Jumat (18/10). Kampanye ini dijadwalkan berakhir pada Rabu (23/10), di mana Azhar akan kembali ke Makassar untuk persiapan terakhir jelang Pilgub Sulsel.

 

Editor : Musafir Takko

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *